Senin, 10 Februari 2014

PORT







Port adalah soket atau jack koneksi
yang terletak di luar unit sistem sebagai tempat kabel-kabel yang berbeda
ditancapkan. Setiap port pasti berbeda fungsi dan bentuk fisiknya. Port-port
tersebut adalah port serial, port paralel, port SCSI (dibaca “scuzzy”), port
USB. Selama ini kita biasanya memanfaatkan port-port tersebut untuk mentransmisikan
data.
  • Port serial digunakan untuk mentransmisikan data dari
    jarak jauh secara lambat, seperti keyboard, mouse, monitor, dan modem
    dial-up.
  • Port paralel untuk mentransmisikan data pada jarak yang
    pendek secara cepat. Port ini sering dipakai untuk menghubungkan printer,
    disk eksternal, atau tape magnetik untuk bacup.
  • Port SCSI (small computer system interface),
    untuk mentransmisikan data secara cepat bahkan dapat dipakai untuk 7 alat
    sekaligus atau “daisy chain“. Contoh daisy chain : dari SCSI kontroller
    kemudian disambungkan ke perangkat hardisk drive eksternal, dari HDD
    eksternal disambungkan secara seri ke perangkat yang lain seperti tape
    drive, kemudian dari tape drive tsb bisa juga disambungkan ke CD/DVD drive
    dan seterusnya.
  • Port USB (universal serial bus), untuk
    mentransmisikan data hingga 127 periferal dalam rangkaian daisy chain.
  • Port tambahan khusus seperti : FireWire, MIDI, IrDa,
    Bluetooth, dan ethernet. Fire Wire berfungsi untuk camcorder, pemutar DVD,
    dan TV. Sedangkan port MIDI (musical instrument digital interface)
    untuk menghubungkan instrumen musik. Kemudian port IrDA (Infrared Data
    Association
    ) untuk koneksi nirkabel sejauh beberapa kaki. Port
    Bluetooth adalah gelombang radio jarak pendek yang bisa menstransmisikan
    sejauh 9 m. Port ethernet adalah untuk LAN.
Pada terminologi jaringan komputer,
port merupakan titik komunikasi spesifik yang digunakan oleh sebuah aplikasi
yang memanfaatkan lapisan transport pada teknologi TCP / IP. Artikel ini
menceritakan tentang beberapa port yang digunakan oleh aplikasi ataupun
protokol standar.
Pada terminologi komputer ada dua
jenis Port yaitu :
  • Port Fisik,adalah soket/ slot / colokan yang ada di
    belakang CPU sebagai penghubung peralatan input-output komputer, misalnya
    PS2 Port yang digunakan oleh Mouse dan Keyboard, USB Port atau Paralel
    Port.
  • Port Logika (non fisik),adalah port yang di gunakan
    oleh aplikasi sebagai jalur untuk melakukan koneksi dengan komputer lain
    mealalui teknologi TCP/IP, tentunya termasuk koneksi internet.




Dalam protokol jaringan TCP/IP,
sebuah port adalah mekanisme yang mengizinkan sebuah komputer
untuk mendukung beberapa sesi koneksi dengan komputer lainnya dan program di
dalam jaringan. Port dapat mengidentifikasikan aplikasi dan layanan yang
menggunakan koneksi di dalam jaringan TCP/IP. Sehingga, port juga
mengidentifikasikan sebuah proses tertentu di mana sebuah server dapat
memberikan sebuah layanan kepada klien atau bagaimana sebuah klien dapat
mengakses sebuah layanan yang ada dalam server. Port dapat dikenali dengan angka
16-Bit (dua byte) yang disebut dengan Port Number dan diklasifikasikan
dengan jenis protokol transport apa yang digunakan, ke dalam Port TCP
dan Port UDP. Karena memiliki angka 16-bit, maka total maksimum jumlah
port untuk setiap protokol transport yang digunakan adalah 65536 buah.
Dilihat dari penomorannya, port UDP
dan TCP dibagi menjadi tiga jenis, yakni sebagai berikut:
  • Well-known Port:
    yang pada awalnya berkisar antara 0 hingga 255 tapi kemudian diperlebar
    untuk mendukung antara 0 hingga 1023. Port number yang termasuk ke dalam
    well-known port, selalu merepresentasikan layanan jaringan yang sama, dan
    ditetapkan oleh Internet Assigned Number Authority (IANA). Beberapa di
    antara port-port yang berada di dalam range Well-known port masih belum
    ditetapkan dan direservasikan untuk digunakan oleh layanan yang bakal ada
    di masa depan. Well-known port didefinisikan dalam RFC 1060.
  • Registered Port:
    Merupakan Port-port yang digunakan oleh vendor-vendor komputer atau
    jaringan yang berbeda untuk mendukung aplikasi dan sistem operasi yang
    mereka buat. Registered port juga diketahui dan didaftarkan oleh IANA tapi
    tidak dialokasikan secara permanen, sehingga vendor lainnya dapat
    menggunakan port number yang sama. Range registered port berkisar dari
    1024 hingga 49151 dan beberapa port di antaranya adalah Dynamically
    Assigned Port
    .
  • Dynamically Assigned Port: merupakan port-port yang ditetapkan oleh sistem
    operasi atau aplikasi yang digunakan untuk melayani request dari pengguna
    sesuai dengan kebutuhan. Dynamically Assigned Port berkisar dari 1024
    hingga 65536 dan dapat digunakan atau dilepaskan sesuai kebutuhan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar